Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta

Lomba Membuat Video
Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta

Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

Tema Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

“Creating Safe and Healthy Workplace During Pandemic”

Subtema:

• Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja
• Praktik K3 yang Baik Selama Pandemi
• Bekerja dengan Aman Selama Pandemi
• Indonesia Berbudaya K3

Tagline: Wujudkan Indonesia Berbudaya K3

Rangkaian Acara Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

• Launching (15 November 2021)
• Masterclass oleh Nia Dinata (1 Desember 2021)
• Masterclass (8 Desember 2021) *Narasumber masih dalam konfirmasi

Link Acara Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

Linknya: https://linktr.ee/kompetisivideosemenit

Syarat Peserta Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

1. Peserta wajib mendaftarkan diri sebagai peserta kompetisi dan mengisi formulir data diri dengan
lengkap dan benar.
2. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia.
3. Wajib follow akun berikut ini:

• Instagram : @kompetisivideosemenit
• Twitter : @ kovidsemenit dan @indonesiaILO
• Facebook : Kompetisi Video Semenit dan Indonesia ILO

Ketentuan Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta Rupiah

1. Durasi video tidak lebih dari 60 detik dengan format MP4, ukuran 720p (1280x720), maksimal
ukuran file 100MB.
2. Satu peserta lomba hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya video baik berupa live action,
whiteboard video, motion graphics dengan narasi ataupun campuran.
3. Tidak melanggar hak cipta baik music, gambar, maupun video.
4. Video sesuai dengan tema "Creating Safe and Healthy Workplace During Pandemic".
5. Peserta diperbolehkan menggunakan kamera handphone maupun kamera pocket/DSLR.
6. Apabila video menggunakan audio bahasa selain Bahasa Indonesia, maka diwajibkan untuk menyertakan subtitle sepanjang video.
7. Video tidak boleh mengandung unsur pornografi, SARA dan hal-hal lain yang negatif.
8. Video peserta merupakan video orisinil dan belum pernah dipublikasikan dan ikutkan dalam
kompetisi video apapun (pelanggaran akan menggugurkan keikutsertaan peserta).
9. Pendaftaran peserta dimulai 15 November 2021 dan ditutup pada 15 Januari 2022.
10. Pengumpulan video dimulai 15 November 2021 dan ditutup pada 15 Januari 2022 pukul 23.59
WIB (peserta yang mengumpulkan karya video wajib mengisi formulir registrasi).
11. Karya video dikirimkan melalui link pengumpulan yang bisa dilihat di
https://linktr.ee/kompetisivideosemenit.
12. Karya video peserta wajib diunggah di masing-masing akun Instagram, Twitter, Facebook dengan
caption yang mengkampanyekan pencegahan Covid-19.
13. Caption video di Instagram, Twitter dan Facebook wajib menyertakan hashtag
#kompetisivideosemenit dan #KOVIDSemenit.
14. Posting karya video peserta di Instagram, Twitter dan Facebook wajib me-mention akun
@kompetisivideosemenit; untuk di Twitter (@KOVIDSemenit dan @IndonesiaILO); Facebook
(Kompetisi Video Semenit dan ILO Indonesia)
15. Peserta yang mengikuti aktivitas “MASTERCLASS” pada 1 dan 8 Desember 2021 akan
mendapatkan nilai tambah dalam penjurian karya peserta.
16. Pemenang Kompetisi Video Semenit akan dihubungi oleh Panitia melalui Whatsapp untuk
konfirmasi dan pengiriman hadiah.
17. Dengan mendaftarkan diri, peserta telah memahami dan menyetujui syarat dan ketentuan yang
ditetapkan oleh Panitia.
18. Keputusan Dewan Juri Kompetisi Video Semenit bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
19. Seluruh karya video peserta menjadi milik Panitia dan dapat dipergunakan sepenuhnya oleh
Panitia Kompetisi Video Semenit maupun pihak International Labour Organization untuk
kebutuhan edukasi maupun promosi melalui media apapun tanpa batas waktu.
20. Informasi maupun pertanyaan seputar Kompetisi Video Semenit dapat menghubungi PIC yang
dapat dilihat di https://linktr.ee/kompetisivideosemenit.

Posting Komentar untuk "Kompetisi Video Semenit oleh ILO Berhadiah Total 85 Juta"